Available courses

Listrik Magnet 114 RF

Perkuliahan Listrik Magnet Semester 114.

Description will be completed later.

Analisis Sinyal Digital (BHI)

  • Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan bagi mahasiswa peminatan bidang Fisika Sistem Kompleks dan telah mengambil mata kuliah Pemrograman Komputer dan Komputasi Fisika. Tujuan mata kuliah adalah untuk memberikan kepada mahasiswa wawasan tentang analisis dan pemrosesan sinyal non-stasioner, seperti yang ditemukan dalam berbagai aplikasi termasuk pada sistem cerdas, rekayasa biomedis, telekomunikasi, dan radar. Mahasiswa akan diperkenalkan metode Analisis dan Pemrosesan Sinyal Frekuensi-Waktu yang dapat digunakan untuk mengembangkan sistem aplikasi teknik yang dibutuhkan. Topik yang dibahas dalam perkuliahan ini adalah: konsepsi analisis sinyal, deskripsi matematika sinyal, deskripsi dan analisis sistem, deret Fourier, transformasi Fourier, analisis transformasi Fourier dan sistem, teknik sampling, Transformasi Fourier Diskrit (FFT), korelasi, rapatan spektrum energi (Energy Spectral Density), rapatan spektrum daya (Power Spectral Density), transformasi Laplace, transformasi sinyal dan sistem. Perkuliahan tidak hanya membahas teori tetapi juga penerapan secara praktis di Lab Fisika Sistem Kompleks melalui pengerjaan projek oleh mahasiswa.

English for Physics_114(08.00)[Agus,Hadi]

Mata kuliah Bahasa Inggrisini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis dalam bahasa Inggris untuk membantu kegiatan pembelajaran Fisika, menguasai kata kunci dari setiap kalimat bahasa Inggris dalam Teks book Fisika, dapat menulis laporan dalam bahasa Inggris yang benar. Sedangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan dikembangkan selaras dengan kegiatan di kelas. 

Pendekatan pembelajaran bahasa Inggris ini menggunakan pendekatan komunikatif dan menggunakan berbagai metode dan teknik pengajaran kreatif dimana mahasiswa diberikan kesempatan seluas-luasnya agar aktif menggunakan bahasa Inggris di dalam kelas. Proses pembelajarannya antara lain, terdiri dari kuliah/ ceramah, diskusi, praktek, penugasan, dan membuat tulisan dalam bahasa Inggris.  


Teacher: Hadi Nasbey

Sifat Elektrik Material-IWAN 114

Mata kuiah ini berisi tentang konsep dasar kristal, defek, hukum Ohm, konsep konduksi, elektron dalam zat padat, pita energi, dan sebagainya. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa dapat menerapkannya di dalam proses penyelesaian tugas akhir.

Teknologi Sensor-WID 114

Mata kuliah ini membahas mengenai sensor dan karakterisasi, sifat-sifat fisika sensor, sensor tekanan, sensor aliran, sensor cahaya, sensor gerak, sensor temperatur, detektor radiasi, sensor kimia, sensor magnetik, teknologi dan material baru untuk sensor.

Tujuan : 

Mahasiswa mampu menganalisis prinsip-prinsip dasar sensor, material sensor, fabrikasi dan sifat karakterisasi dan masing-masing sensor, serta menerapkan aplikasi sensor pada berbagai bidang kehidupan.


Prakt. Fisika Dasar II - Kelas A Selasa 114 FCW

Praktikum Fisika dasar 2 pada dasarnya mengacu pada silabus mata kuliah Fisika Dasar II untuk bab Gelombang-Optik dan Listrik-Magnet. Namun demikian buku panduan ini masih jauh dari sempurna.
Secara umum buku ini terbagi ke dalam dua bagian utama yaitu bab mengenai optik yang terdiri dari modul: indeks bias, cermin, sifat lensa dan cacat bayangan, mikroskop, spektrometer, polarimeter, dan osiloskop. Sedangkan bab beriktutnya adalah listrik yang terdiri dari 3 modul: arus bolak-balik, watak lampu pijar, dan transformator. Selain itu, buku panduan praktikum ini juga dilengkapi pembahasan tentang metode statistik dalam pengolahan data. Hal tersebut dimaksudkan agar mahasiswa memahami bagaimana melakukan analisis yang lebih komprehensif terhadap data hasil praktikum dengan menghitung faktor ketidakpastian dalam pengukuran. Angka penting juga disajikan agar mahasiswa memahami bagaimana menulis hasil kuantitatif dari praktikum yang telah dilakukan.

Elektronika Digital - Kelas B (WID) 114

Mata kuliah ini membahas konsep dan prinsip dasar dalam elektronika digital serta penerapannya dalam rangkaian berbasis digital, yaitu sistem bilangan dan kode biner, aritmatika digital, gerbang logika, aljabar boolean, rangkaian aritmatika, flip-flop, konter dan register, serta multiplekser dan demultiplekser, serta ADC/DAC.


Gelombang-Kelas A(WID) 114

Mata kuliah gelombang terbagi menjadi empat bahasan utama yaitu getaran, gelombang mekanik, gelombang elektromagnetik dan optik. Teori getaran membahas beberapa sistem getaran/osilasi sederhana khususnya sistem mekanik dan listrik dalam menggambarkan getaran bebas, teredam, terpaksa dan tergandeng. Perumusan umum getaran dari berbagai sistem untuk semua jenis getaran diformulasikan dan digunakan untuk menganalisis berbagai permasalahan fisika. Kajian fenomena gelombang yang dibahas mencakup gelombang mekanik dan elektromagnetik untuk kemudian dirumuskan persamaan umum gelombang. Dibahas juga fenomena-fenomena gelombang seperti pantulan, transmisi, interferensi dan difraksi.


English For Physics-Kelas A (ASB/Hadi)

Mata kuliah Bahasa Inggrisini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis dalam bahasa Inggris untuk membantu kegiatan pembelajaran Fisika, menguasai kata kunci dari setiap kalimat bahasa Inggris dalam Teks book Fisika, dapat menulis laporan dalam bahasa Inggris yang benar. Sedangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan dikembangkan selaras dengan kegiatan di kelas.

Pendekatan pembelajaran bahasa Inggris ini menggunakan pendekatan komunikatif dan menggunakan berbagai metode dan teknik pengajaran kreatif dimana mahasiswa diberikan kesempatan seluas-luasnya agar aktif menggunakan bahasa Inggris di dalam kelas. Proses pembelajarannya antara lain, terdiri dari kuliah/ ceramah, diskusi, praktek, penugasan, dan membuat tulisan dalam bahasa Inggris


Gelombang- Kelas B (IWAN) 114

Matakuliah termodinamika ini berisi materi:

1.       Getaran harmonic dan getaran teredam, energy dari getaran harmonic dan teredam, osilasi getaran harmonic dan osilasi tergandeng.

2.       Persamaan gelombang untuk gelombang mekanik dan longitudinal

3.       Gelombang dalam saluran transmisi

4.       Gelombang elektromagnetik

5.       Forier methon dalam gelombang

6.       Gelombang dalam system optic

S1 Fisdas 2- Kelas A 114 (BHI)

  • Fisika adalah ilmu dasar yang mendasari pengembangan bidang keilmuan yang lain. Kajian fisika meliputi alam semesta dan segala yang ada di dalamnya, dari partikel terkecil hingga objek-objek makroskopik, seperti planet, bintang, dan seluruh galaksi. Mata kuliah Fisika Dasar merupakan prasyarat bagi kelompok mata kuliah keahlian pada jenjang sarjana (S1) Program Studi Fisika dan Program Studi Pendidikan Fisika. Setelah mengikuti perkuliahan Fisika Dasar 2 ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai pengetahuan dasar tentang muatan listrik, gaya dan medan listrik, hukum Gauss, potensial listrik, hambatan dan arus listrik, rangkaian DC, kemagnetan, induksi elektromagnetik, osilasi elektromagnetik. rangkaian AC, gelombang elektromagnetik, teori kuantum, dan model-model atom. Dengan pengetahuan tersebut mahasiswa diharapkan dapat mempelajari dan menerapkannya pada kajian fisika selanjutnya. Perkuliahan ini dilaksanakan dengan pendekatan konseptual dan kontekstual dengan metoda demonstrasi, tanya jawab, ceramah, dan diskusi. Perkuliahan difasilitasi dengan projektor dan alat peraga fisika. Tingkat penguasaan mahasiswa akan dievaluasi melalui Pekerjaan Rumah (PR), Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Sumber belajar yang digunakan meliputi buku teks dan media pembelajaran online yang bisa diakses melalui internet.


Fisika Dasar II-Kelas B (WID) 114

Fisika adalah ilmu dasar yang mendasari pengembangan bidang keilmuan yang lain. Kajian fisika meliputi alam semesta dan segala yang ada di dalamnya, dari partikel terkecil hingga objek-objek makroskopik, seperti planet, bintang, dan seluruh galaksi. Mata kuliah Fisika Dasar merupakan prasyarat bagi kelompok mata kuliah keahlian pada jenjang sarjana (S1) Program Studi Fisika dan Program Studi Pendidikan Fisika.


Mekanika kuantum - IWAN/TEGUH 114

Materi yang diajarkan pada mata kuliah ini meliputi ruang vektor linear dan ruang fungsi linear : vektor dalam notasi Dirac, inner Product, operator berupa matriks, transformasi basis ortonormal/teorema Gram-Schmidt, transformasi similaritas, vektor eigen dan nilai eigen dari matriks, hubungan komutasi, degenerasi, fungsi sebagai basis ortonormal. Persamaan Schrodinger : postulat ekspansi dari semua keadaan yang mungkin, penulisan dalam notasi Dirac, review perumusan Hamiltonian dan pencarian solusi persamaan Schrodinger untuk potensial-potensial sederhana. Osilator harmonik : operator anihilasi-kreasi, representasi matriks operator anihilasi-kreasi, fungsi eigen-nilai eigen osilator harmonik. Gambaran sistem dalam kuantum : gambaran Heissenberg (operator bergantung waktu), gambaran Schrodinger, persamaan gerak Heissenberg. Tinjauan ulang momentum sudut orbital : operator penaik-penurun bilangan magnetik, fungsi eigen-nilai eigen momentum sudut orbital, representasi matriks momentum sudut orbital. Spin partikel : spin ½ , operator momentum sudut spin ½ (matriks Pauli), representasi matriks operator momentum sudut spin sembarang. Momentum sudut umum : kopling L-S, operator momentum sudut umum, representasi operator momentum sudut umum, koefisien Clebsch-Gordan. Teori perturbasi bebas waktu : metode perturbasi untuk  sistem yang tak degenerasi dan terdegenerasi


Fisika Matematika II-Fisika-Kelas B (TEG) 114

Fisika matematika II merupakan mata kuliah lanjutan fisika matematika I sebagai penutup materi dari perangkat matematika untuk sebagai bekal untuk meyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam fisika. Perkuliahan diawali dengan pembahasan pengenalan koordinat lengkung. Materi ini ini diberikan di awal perkuliahan agar mahasiswa dapat membedakan koordinat kartesis dan koordinat lengkung. Pada materi ini diperkenalkan juga beberapa operasi perkalian scalar dan perkalian vektor dalam koordinat lengkung. Setelah itu, materi dilanjutkan dengan membahas vektor operator. Pada materi ini akan diberikan beberapa aturan turunan vektor, pengertian medan scalar dan medan vektor, serta beberapa teorema yang terkait. Materi selanjutnya adalah integral vektor. Materi ini mencakup integral garis, teorema Green pada bidang, integral permukaan, dan beberapa aplikasi yang terkait. Setelah itu, materi yang dibahas berikutnya adalah deret Fourier. Materi ini memperkenalkan fungsi deret Fourier dari suatu fungsi periodic dan bentuk matematis dari deret Fourier. Selanjutnya, materi lanjutan dari deret Fourier, yaitu transformasi Fourier akan diberikan. Materi ini akan membahas tentang integral Fourier, termasuk bentuk sinus dan cosinus. Materi berikutnya akan membahas tentang persamaan differensial parsial, yang meliputi persamaan Laplace, persamaan difusi, dan persamaan gelombang. Materi terakhir yang diberikan yaitu fungsi dari sebuah variabel kompleks. Materi ini mencakup definisi fungsi analitik, persamaan Cauchy-Riemann, integral kontur, dan deret Laurent.

Kalkulus II-Fisika-Kelas B (TEG) 114

Kalkulus II merupakan mata kuliah dasar lanjutan dari kalkulus I yang juga merupakan perangkat matematika untuk mempelajari konsep-konsep fisika. Sama seperti kalkulus I, mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara mendalam pada mahasiswa tentang konsep-konsep dasar untuk menyelesaikan persamaan matematika yang nantinya dapat diaplikasikan dalam bidang fisika. Perkuliahan diawali dengan pembahasan konsep-konsep deret tak hingga, yaitu suatu deret yang suku sebanyak tak hingga buah. Materi ini ini diberikan di awal perkuliahan agar mahasiswa mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang deret tak hingga yang sebelumnya telah disinggung pada sekolah menengah. Setelah itu, materi dilanjutkan dengan persamaan parametric dan koordinat polar. Pada materi ini akan diberikan beberapa konsep dan contoh persamaan parametrik. Materi selanjutnya adalah ruang vektor tiga dimensi. Konsep ini sangat berguna sekali ketika membahas konsep fisika seperti dalam mata kuliah mekanika dan listrik magnet di tingkat 2. Materi berikutnya membahas tentang vektor kalkulus, terutama yang berkaitan dengan vektor differensial dan vektor integral.  Setelah itu, materi yang dibahas berikutnya adalah teknik differensial parsial. Materi ini mencakup pengertian tentang turunan parsial dan aplikasinya. Untuk beberapa kasus, beberapa aplikasi turunan yang berkaitan dengan sistem fisis akan diberikan. Materi berikutnya yaitu teknik integral rangkap dan aplikasinya. Teknik integral ini merupakan kelnajutan dari teknik integral satu dimensi yang telah diajarkan pada kalkulus I. Materi terakhir yang dibahas adalah persamaan differensial linear orde 1 baik yang bersifat homogen atau non homogen. Materi ini membahas tentang teknik pencarian solusi dan aplikasinya dalam sistem fisika.

S1Praktikum Fisika Komputasi 114 (BHI)

Mata kuliah ini terintegrasi dengan Komputasi Fisika. Praktikum Fisika Komputasi bertujuan untuk memeberikan keterampilan coding pada mahasiswa di bidang komputasi numerik sehingga diharapkan mampu mengimlmenetasikannya dalam mempelajari perkuliahan selanjutnya. Materi yang dipelajari meliputi: pemrograman akar fungsi, persamaan aljabar linier, optimasi, curve fitting, dan persamaan diferensial biasa.  Perkuliahan diberikan secara langsung di Lab. Komputer dengan panduan dosen dan asisten lab, modul-modul praktikum, dan proyektor. Tugas-tugas diberikan untuk melatih keterampilan mahasiswa dalam pemrograman numerik. Evaluasi belajar dilakukan melalui Tugas Mendidi dan Projek Kelompok.   

Metodologi Penelitian (114)_Hadi

Mata kuliah Metodologi Penelitian menekankan pada penerapan pengetahuan tentang bagaimana cara melakukan penelitian yang baik, antara lain, filosofi penelitian, siklus penelitian, norma penelitian, tahapan penelitian, model penelitian, pelaporan penelitian, dan publikasi hasil penelitian. Materi pokok yang akan dibahas dalam Mata kuliah metodologi penelitian, dibagi dalam dua kelompok bahasan, yaitu: a) filosofis, siklus, norma, dan tahapan penelitian. b) perumusan masalah penelitian, data penelitian, rumusan hipotesi penelitian, metode penelitian, penyusunan laporan penelitian dan publikasi hasil penelitian. Mata kuliah metodologi penelitian, diajarakan dalam 14 kali pertemuan, dengan kombinasi antara tatap muka, diskusi, studi literatur, praktek penyusunan proposal penelitian (latihan penelitian). Hasil pembelajaran, mahasiswa diharapkan mampu menguasai konsep dasar, teknik, metode, dan prosedur penelitian.

Teacher: Hadi Nasbey

Gelombang Semester 114 RF

Gelombang Semester 114 RF.


Description will be completed later.

Fisika Dasar II Semester 114 RF

Fisika Dasar II Semester 114 RF.


Description will be completed later.

KALKULUS 2 (FB & FCW)

Perkuliahan diawali dengan pembahasan konsep-konsep deret tak hingga, yaitu suatu deret yang suku sebanyak tak hingga buah. Materi ini ini diberikan di awal perkuliahan agar mahasiswa mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang deret tak hingga yang sebelumnya telah disinggung pada sekolah menengah. Setelah itu, materi dilanjutkan dengan persamaan parametric dan koordinat polar. Pada materi ini akan diberikan beberapa konsep dan contoh persamaan parametrik. Materi selanjutnya adalah ruang vektor tiga dimensi. Konsep ini sangat berguna sekali ketika membahas konsep fisika seperti dalam mata kuliah mekanika dan listrik magnet di tingkat 2. Materi berikutnya membahas tentang vektor kalkulus, terutama yang berkaitan dengan vektor differensial dan vektor integral.  Setelah itu, materi yang dibahas berikutnya adalah teknik differensial parsial. Materi ini mencakup pengertian tentang turunan parsial dan aplikasinya. Untuk beberapa kasus, beberapa aplikasi turunan yang berkaitan dengan sistem fisis akan diberikan. Materi berikutnya yaitu teknik integral rangkap dan aplikasinya. Teknik integral ini merupakan kelnajutan dari teknik integral satu dimensi yang telah diajarkan pada kalkulus I. Materi terakhir yang dibahas adalah persamaan differensial linear orde 1 baik yang bersifat homogen atau non homogen. Materi ini membahas tentang teknik pencarian solusi dan aplikasinya dalam sistem fisika.

Keterampilan Mengajar 1403

  1. Microteaching untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam mengelola pembelajaran agar peserta didik dapat memahami materi yang akan disampaikan
  2. Microteaching mengasah ketrampilan yang ada pada mahasiswa dalam memahami kemampuan atau karakteristik peserta didik
  3. Microteaching dapat melatih mahasiswa dalam melaksanakan sebuah proses pembelajaran agar peserta didik dapat memahami materi yang disampaikan
  4. Pelaksanaan microteaching agar mahasiswa mampu melatih pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai dasar atau sikap dalam melaksanakan suatu proses pembelajaran kepada peserta didik
  5. Kegiatan microteaching mampu mengembangkan kompetensi mengajar bagi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi dalam melakukan proses pembelajaran
  6. Pelaksanaan microteaching membantu mahasiswa dalam merancang sebuah proses pembelajaran serta dapat melatih melakukan evaluasi pembelajaran kepada peserta didik
  7. Kegiatan microteaching mampu melatih mahasiswa mengembangkan kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran


PENDAHULUAN FISIKA NUKLIR 1302600037

Memahami struktur dan sifat-sifat nuklir: transformasi nuklir, susunan nuklir, ukuran dan bentuk nuklir, momen listrik dan magnetik nuklir, gaya nuklir, energy ikat, resiogiromagnetik proton dan neutron, serta rasiogiromagnetik nuklir. Radioaktivitas: besaran radioaktivitas, disintegrasi beruntun, keseimbangan radioaktif dan radioaktif rekayasa. Radiasi nuklir: alpha decay, beta decay dan gamma decay. Reaksi nuklir: klasifikasi dan mekanisme reaksi nuklir serta pemanfaatan teknologi nuklir.


PENDAHULUAN FISIKA NUKLIR 1302600038

Memahami struktur dan sifat-sifat nuklir: transformasi nuklir, susunan nuklir, ukuran dan bentuk nuklir, momen listrik dan magnetik nuklir, gaya nuklir, energy ikat, resiogiromagnetik proton dan neutron, serta rasiogiromagnetik nuklir. Radioaktivitas: besaran radioaktivitas, disintegrasi beruntun, keseimbangan radioaktif dan radioaktif rekayasa. Radiasi nuklir: alpha decay, beta decay dan gamma decay. Reaksi nuklir: klasifikasi dan mekanisme reaksi nuklir serta pemanfaatan teknologi nuklir.


Keterampilan Mengajar 114 FCW & IMA

Mata kuliah ini mempraktekkkan delapan keterampilan dasar mengajar (membuka dan menutup pelajaran, bertanya, memberi penguatan, melakukan variasi, menjelaskan, mengelola kelas, memimpin diskusi kelompok kecil, dan melakukan pendekatan personal dan kelompok kecil dalam pembelajaran klasikal) untuk menerapkan pembelajaran abad 21 yang menitik beratkan kepada berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi dan komunikasi. Mahasiswa dilatih untuk meyusun dan mempraktekkan perangkat pembelajaran mikro untuk masing-masing ketrampilan,
latihan praktik mengajar di kelas peer teaching untuk melatih setiap keterampilan mengajar secara bergantian, latihan menyusun perangkat pembelajaran mikro untuk delapan keterampilan mengajar secara terpadu dan terintegrasi, latihan mengimplementasikan rencana pembelajaran mikro untuk melatih delapan keterampilan mengajar secara terpadu, keterampil menilai kualitas proses dan hasil belajar.
 

Fisika Komputasi - 114 - Handjoko

Deskripsi MK :

Mata Kuliah Fisika Komputasi merupakan mata kuliah wajib yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika yang merupakan mata kuliah lanjutan setelah mahasiswa menyelesaikan mata kuliah Pemrograman Komputer. Mata Kuliah Fisika Komputasi dirancang bagi mahasiswa pendidikan fisika untuk meningkatkan kemampuan dalam mengimplementasikan metode numerik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sains. Kemampuan ini dicapai melalui kompetensi memodelkan persoalan dan analisis data. Topik yang dibahas merupakan topik matematika dari mata kuliah lain yang terkait, yaitu Kalkulus dan Fisika Matematika, serta topik pilihan dari mata kuliah fisika sebagai tugas proyek. Topik matematika yang dibahas secara numerik meliputi pemodelan, galat, akar persamaan nonlinear, sistem persamaan linear, interpolasi, integrasi numerik, diferensial numerik, dan persamaan diferensial biasa.

Fisika Matematika II_114 (Made_Hadi)

Fisika matematika II merupakan mata kuliah lanjutan fisika matematika I sebagai penutup materi dari perangkat matematika untuk sebagai bekal untuk meyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam fisika. Perkuliahan diawali dengan pembahasan pengenalan koordinat lengkung. Materi ini ini diberikan di awal perkuliahan agar mahasiswa dapat membedakan koordinat kartesis dan koordinat lengkung. Pada materi ini diperkenalkan juga beberapa operasi perkalian scalar dan perkalian vektor dalam koordinat lengkung. Setelah itu, materi dilanjutkan dengan membahas vektor operator. Pada materi ini akan diberikan beberapa aturan turunan vektor, pengertian medan scalar dan medan vektor, serta beberapa teorema yang terkait. Materi selanjutnya adalah integral vektor. Materi ini mencakup integral garis, teorema Green pada bidang, integral permukaan, dan beberapa aplikasi yang terkait. Setelah itu, materi yang dibahas berikutnya adalah deret Fourier. Materi ini memperkenalkan fungsi deret Fourier dari suatu fungsi periodic dan bentuk matematis dari deret Fourier. Selanjutnya, materi lanjutan dari deret Fourier, yaitu transformasi Fourier akan diberikan. Materi ini akan membahas tentang integral Fourier, termasuk bentuk sinus dan cosinus. Materi berikutnya akan membahas tentang persamaan differensial parsial, yang meliputi persamaan Laplace, persamaan difusi, dan persamaan gelombang. Materi terakhir yang diberikan yaitu fungsi dari sebuah variabel kompleks. Materi ini mencakup definisi fungsi analitik, persamaan Cauchy-Riemann, integral kontur, dan deret Laurent.


Teacher: Hadi Nasbey

Fisika Dasar II - PFB 114

Fisika adalah ilmu dasar yang mendasari pengembangan bidang keilmuan yang lain. Kajian fisika meliputi alam semesta dan segala yang ada di dalamnya, dari partikel terkecil hingga objek-objek makroskopik, seperti planet, bintang, dan seluruh galaksi. Mata kuliah Fisika Dasar merupakan prasyarat bagi kelompok mata kuliah keahlian pada jenjang sarjana (S1) Program Studi Fisika dan Program Studi Pendidikan Fisika. Setelah mengikuti perkuliahan Fisika Dasar 2 ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai pengetahuan dasar tentang muatan listrik, gaya dan medan listrik, hukum Gauss, potensial listrik, hambatan dan arus listrik, rangkaian DC, kemagnetan, induksi elektromagnetik, osilasi elektromagnetik. rangkaian AC, gelombang elektromagnetik, teori kuantum, dan model-model atom. Dengan pengetahuan tersebut mahasiswa diharapkan dapat mempelajari dan menerapkannya pada kajian fisika selanjutnya. Perkuliahan ini dilaksanakan dengan pendekatan konseptual dan kontekstual dengan metoda demonstrasi, tanya jawab, ceramah, dan diskusi. Perkuliahan difasilitasi dengan projektor dan alat peraga fisika. Tingkat penguasaan mahasiswa akan dievaluasi melalui Pekerjaan Rumah (PR), Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Sumber belajar yang digunakan meliputi buku teks dan media pembelajaran online yang bisa diakses melalui internet.


Penilaian Pembelajaran Sains-114 - Prof,Yetti

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Penilaian Pembelajaran Sains merupakan mata kuliah wajib yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika. Mata kuliah ini yang merupakan mata kuliah lanjutan setelah mahasiswa menyelesaikan Mata Kuliah Dasar Kependidikan. Mata Kuliah ini  dirancang bagi mahasiswa pendidikan fisika untuk meningkatkan kemampuan dalam proses penilaian pembelajaran, mulai dari mengidentifikasi tujuan dan fungsi penilaian, menentukan prinsip-prinsip penilaian, menerapkan mekanisme, prosedur dan teknik penilaian, mengembangkan penilaian yang mengukur kognitif-afektif-psikomotorik, menganalisis karakteristik tes dan soal, menginterpretasikan hasil penilaian, dan menilai kegiatan laboratorium fisika untuk siswa SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK.

Mekanika Klasik(114)_Hadi_Lari

Mekanika adalah bidang kajian yang sangat esensial di bidang fisika, dimana konsep-konsepnya sangat penting untuk memahami fenomena fisika dari skala atomik hingga kosmik. Konsep-konsep seperti momentum, momentum sudut, dan energi memainkan peran pada hampir setiap bidang kajian fisika. Matakuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara mendalam pada mahasiswa tentang prinsip-prinsip mekanika. Perkuliahan diawali dengan pembahasan konsep-konsep fundamental vektor untuk mendeskripsikan gerak partikel dan konsep-konsep kinematika. Pembahasan ini diberikan di awal perkuliahan sebelum membahas dinamika agar mahasiswa siap ketika perangkat ini diperlukan dalam pembahasan prinsip-prinsip fisika selanjutnya, dimana notasi vektor digunakan secara luas. Selanjutnya membahas kinematika gerak translasi menggunakan koordinat Kartesius dan gerak melingkar menggunakan koordinat polar. Mekanika Newtonian kemudian diperkenalkan dengan terlebih dahulu membahas konsep sistem inersia dan hukum-hukum Newton tentang gerak, khususnya rumusan hukum Newton dalam konsep momentum. Penerapan hukum Newton dibahas pada beberapa kasus dimana partikel bergerak oleh gaya konstan, gaya bergantung posisi, dan gaya pergantung kecepatan. Konsep energi kinetik, energi potensial, dan kekekalan energi juga diperkenalkan dengan meninjau gerak partikel oleh gaya konservatif. Selanjutnya dibahas gerak osilasi pada beberapa kondisi, meliputi osilasi harmonik sederhana, osilasi teredam, dan fenomena pelantingan getaran atau resonansi. Pembahasan tentang gerak kemudian diperluas untuk gerak umum partikel dalam ruang tiga dimensi dan gerak oleh gaya sentral. Dibahas juga penerapannya untuk menjelaskan gerak planet di tata surya. Pada bagian terakhir akan dibahas keterbatasan mekanika Newtonian, kemudian diperkenalkan mekanika Lagrangian dan penerapannya pada beberapa sistem fisis yang lebih kompleks

Teacher: Hadi Nasbey

Metodologi Penelitian Pendidikan FCW 114

Tujuan perkuliahan ini adalah untuk mengkaji prinsip-prinsip dan prosedur penelitian ilmiah, meliputi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D, sebagai pengetahuan dasar bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian dan penulisan Skripsi. Topik yang dibahas meliputi: jenis-jenis penelitian, penelitian pengembangan (R&D), pemilihan topik penelitian, perumusan masalah, variabel penelitian, populasi dan sampling, instrumen dan teknik pengumpulan data, teknik analisis data, pengujian hipoSkripsi, penulisan proposal penelitian, penulisan hasil penelitian dalam Skripsi, teknik penulisan rujukan dan daftar pustaka, dan aturan-aturan dalam penulisan laporan hasil penelitian. Pada akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat menyusun proposal penelitian untuk Skripsinya.


Telaah Kurikulum Fisika(114)_Hadi_Nasbey

Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar tentang delapan standar nasional pendidikan Indonesia, berlatih melakukan kajian lima standar terkait dengan tugas seorang guru fisika SMA,  dan berlatih mengkaji KD untuk menentukan konsep-konsep esensial, menyusun peta kompetensi dan peta konsep; yang teridiri dari: 

1. Kajian Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

2. Kajian Standar Isi (SI).

3. Kajian Standar Proses.

4. Kajian Standar Penilaian.

5. Kajian Standar Sarana Prasarana.

6. Penentuan konsep-konsep esensial

7. Penyusunan peta kompetensi

8. Penyusunan peta  materi.


Teacher: Hadi Nasbey

Strategi Pembelajaran Sains | 114 | Hadi Nasbey

Mata kuliah ini membahas dan melatihkan berbagai model, strategi, dan metode pembelajaran fisika yang mendidik dan berpusat pada siswa. Hal itu diharapkan mencerminkan berbagai paradigma pembelajaran sains yang penting, seperti: PBL, PjBL, Discovery-Inquiry, PAIKEMBROT, learning cycle, self regulated learning, belajar tuntas, konstruktivisme, pembelajaran kontekstual, pendekatan keterampilan proses sains, induktif-deduktif konstruktivisme, pembelajaran kontekstual. Perkuliahan  juga membahas berbagai pembelajaran kontemporer untuk memperkaya wawasan, seperti: quantum teaching, quantum learning, dan accelerated learning. Output perkuliahan adalah RPP dan video pembelajaran yang berisi model, strategi, dan metode pembelajaran tersebut.

Teacher: Hadi Nasbey

Penilaian Pembelajaran Sains -114-PFB-Handjoko

Deskripsi MK :

Mengembangkan kompetensi mahasiswa untuk melaksanakan penilaian kognitif, afektif, psikomotorik dan menindaklanjuti hasil belajar siswa SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK berdasarkan kurikulum fisika yang berlaku.

Fisika Matematika II-Pend. Fisika-Kelas B (HAN/TEG) 114

Fisika matematika II merupakan mata kuliah lanjutan fisika matematika I sebagai penutup materi dari perangkat matematika untuk sebagai bekal untuk meyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam fisika. Perkuliahan diawali dengan pembahasan pengenalan koordinat lengkung. Materi ini ini diberikan di awal perkuliahan agar mahasiswa dapat membedakan koordinat kartesis dan koordinat lengkung. Pada materi ini diperkenalkan juga beberapa operasi perkalian scalar dan perkalian vektor dalam koordinat lengkung. Setelah itu, materi dilanjutkan dengan membahas vektor operator. Pada materi ini akan diberikan beberapa aturan turunan vektor, pengertian medan scalar dan medan vektor, serta beberapa teorema yang terkait. Materi selanjutnya adalah integral vektor. Materi ini mencakup integral garis, teorema Green pada bidang, integral permukaan, dan beberapa aplikasi yang terkait. Setelah itu, materi yang dibahas berikutnya adalah deret Fourier. Materi ini memperkenalkan fungsi deret Fourier dari suatu fungsi periodic dan bentuk matematis dari deret Fourier. Selanjutnya, materi lanjutan dari deret Fourier, yaitu transformasi Fourier akan diberikan. Materi ini akan membahas tentang integral Fourier, termasuk bentuk sinus dan cosinus. Materi berikutnya akan membahas tentang persamaan differensial parsial, yang meliputi persamaan Laplace, persamaan difusi, dan persamaan gelombang. Materi terakhir yang diberikan yaitu fungsi dari sebuah variabel kompleks. Materi ini mencakup definisi fungsi analitik, persamaan Cauchy-Riemann, integral kontur, dan deret Laurent.


Kajian Penelitian dan Problematika Pendidikan Fisika 114 - IMA & FCW

Mata kuliah ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi hasil penelitian dan problematika dalam pendidikan fisika berdasarkan pada jurnal nasional dan internasional terbaru (5 tahun terakhir). Topik yang dibahas dalam mata kuliah ini, antara lain: perkembangan issue, tren, dan permasalahan dalam pendidikan fisika serta solusi yang ada berdasarkan hasil kajian jurnal. Kajian dilakukan dari berbagai sisi meliputi kurikulum, proses pembelajaran, model/metode pembelajaran, penilaian hasil belajar, penelitian, media, dan penerapan pembelajaran berbasis ICT, serta kebijakan pemerintah di bidang pendidikan. Di akhir perkuliahan mahasiswa menghasilkan makalah kajian pustaka tentang suatu topik dalam pendidikan fisika.

 

Perkuliahan akan dilaksanakan dengan pendekatan ekspositori dalam bentuk ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembelajaran mandiri, menggunakan berbagai media dan fasiltas seperti LCD projector, video, dan e-learning system menggunakan epsilon pada laman: https://epsilon.smart-unj.id/. Ketercapaian panguasaan materi dievaluasi melalui pekerjaan rumah, tugas kelompok, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Sumber belajar yang digunakan meliputi buku teks, media pembelajaran online, dan e-learning system.


Evaluasi dalam Pembelajaran Fisika-Yetti 114

Perkuliahan ini bertujuan membahas konsepsi evaluasi dan penilaian berbasis kelas, bagaimana menyusun dan mengembangkan rencana penilaian, mengembangkan instrumen, menganalisis, dan menafsirkan hasil penilaian untuk membuat kebijakan dan perbaikan mutu pembelajaran fisika di kelas. Topik yang dibahas meliputi: paradigma penilaian kelas dalam melakukan perubahan; validitas dan reliabilitas hasil penilaian; bias dalam penilaian, menerapkan penilaian alternatif dan mengembangkan instrumennya; mengembangkan dan menganalisis penilaian diagnostik; menyusun, mengadministrasikan, dan memperbaiki penilaian di kelas; evaluasi dan grading perkembangan siswa dan penilaian kemajuan siswa di kelas. Secara praktis mahasiswa akan dilatih dalam projek terbimbing mendesain instrumen penilaian dan evaluasi pembelajaran fisika di kelas.


BHI-S2 TI dalam Pembelajaran Fisika 114

  • Teknologi Informasi yang sangat pesat dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pendidikan secara luas, baik dalam manajemen maupun proses pembelajaran. Di bidang manajemen, Teknologi Informasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan keunggulan kompetitif institusi. Sedangkan dalam proses pembelajaran, Teknologi Informasi dapat digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif, memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, dan mendukung “merdeka belajar” sebagaimana yang tengah digagas oleh pemerintah.

 Mata kuliah ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa terhadap penggunaan teknologi, khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) untuk pengajaran dan pembelajaran fisika. Berbagai topik akan dibahas dalam perkuliahan ini, antara lain meliputi: pendidikan abad ke-21, perkembangan teknologi informasi, peran teknologi informasi dalam pendidikan, sistem informasi manajemen pendidikan, teknologi informasi untuk pembelajaran, e-learning dan aplikasinya, pengembangan media pembelajaran, tren teknologi informasi dalam pembelajaran. Pada matakuliah ini mahasiswa juga dilibatkan secara praktis dalam pengembangan e-learning system dan pendistribusiannya.

Perkuliahan akan dilaksanakan dengan pendekatan ekspositori dalam bentuk ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembelajaran mandiri, menggunakan berbagai media dan fasiltas seperti LCD projector, video, dan e-learning system. Ketercapaian panguasaan materi dievaluasi melalui pekerjaan rumah, tugas kelompok, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Sumber belajar yang digunakan meliputi buku teks, media pembelajaran online, dan e-learning system.


Statistika Pendidikan-FCW/ASB 114

Mata kuliah ini dirancang untuk membahas konsep statistika yang diterapkan dalam penelitian pendidikan. Mata kuliah ini dimaksudkan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman akan kegunaan statistik dalam penelitian pendidikan serta melatih mahasiswa untuk melakukan kajian-kajian terhadap data-data statistik untuk membuat kesimpulan-kesimpulan. Kemampuan dan pengalaman ini diharapkan dapat digunakan oleh mahasiswa dalam melakukan analisis data untuk kepentingan penelitian dalam penulisan Tesis.

 Mata kuliah ini bertujuan untuk membahas teknik analisis data pada penelitian pendidikan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial serta interpretasinya. Topik yang dibahas meliputi: konsep dasar statistik, teori kesalahan, statistika deskriptif, distribusi probabilitas, teknik sampling, pengujian hipotesis statistik, uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan rata-rata, analisis regresi dan korelasi, analisis variansi, analisis kovariansi, analisis jalur, dan model persamaan struktural (SEM). Mahasiswa juga akan belajar melakukan pengolahan dan analisis data menggunakan software khusus.

 Perkuliahan akan dilaksanakan dengan pendekatan ekspositori dalam bentuk ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembelajaran mandiri, menggunakan berbagai media dan fasiltas seperti LCD projector, video, dan e-learning system menggunakan epsilon pada laman: https://epsilon.smart-unj.id/. Ketercapaian panguasaan materi dievaluasi melalui pekerjaan rumah, tugas kelompok, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Sumber belajar yang digunakan meliputi buku teks, media pembelajaran online, dan e-learning system.